TSA Female Sebarkan Entrepreneur Mindset Lewat Enterpreneur Festival 2021

Tazkia International Islamic Boarding School (IIBS) menggelar Enterpreneur Festival (EFAS) dengan tema Trading with The World Through Creative Digital Marketing. Acara itu diinisiasi oleh Tazkia Student Asosiation (TSA) Putri 2020-2021.


Ketua pelaksana EFAS, Nasywa Atsil Naura Sonata mengungkapkan pemilihan tema EFAS 2021 didasari oleh berkembangnya teknologi digital yang banyak mempengaruhi pola pemasaran produk di era ini. Hal itu dilihat dari menjamurnya online shop untuk berbagai jenis produk. Sehingga konsep digital marketing memang dirasa cocok untuk diangkat di tahun ini.

 

“Kami ingin peserta nantinya bisa tahu bagaimana video dan foto yang cocok untuk sebuah produk,” ujarnya.

   

 

Lebih lanjut, dalam paparannya Santri yang akrab disapa Nanas itu menjelaskan, dari perlombaan ini diinginkan juga dapat menumbuhkan entrepreneur mindset. Menurutnya, entrepreneur atau berwirausaha itu tidak hanya melulu berbicara tentang jualan, tentang profit, tapi lebih jauh dan lebih penting berbicara bagaimana mindset seorang entrepreneur itu seharusnya.

 

Merancang sebuah mindset itu memerlukan usaha yang besar. Nanas mengungkapkan, bahwa berbicara mindset akan berbicara tetang formulasi pembuatan sebuah bisnis, rancangan umum, spesifik target bahkan nilai apa yang ingin dijual oleh sebuah produk pada khalayak umum. “Karena tidak hanya tentang produk, tapi tentang nilai produk dan kebermanfaatan produk bagi penggunanya,” jelasnya.

 

Beberapa perlombaan yang diadakan seperti Business Plan, Fotografi dan Videografi. Nanas menyampaikan, ketiga memiliki dampaknya masing-masing dalam menggali kemampuan entrepreneur seseorang. Fotografi dan videografi menunjukkan bagaimana seseorang bisa menjalankan sebuah kampanye digital melalui metode serta media foto dan video.

 

Untuk Business Plan, lanjut Nanas, lebih mengarahkan bagaimana peserta bisa memformulasikan sesuatu gagasan yang akan diaplikasikan dalam bisnis. Di dalamnya tentu akan mendalam membahas hal apa yang ingin dibangun dari produk tersebut. Brand apa yang ingin dijual serta nilai apa yang terdapat dalam brand tersebut.

 

“Hal ini dapat menggali kemampuan peserta lebih dalam terkait bisnis,” ujar santri kelas XII itu.

   

 

Gelaran EFAS 2021 ini merupakan kompetisi enterpreneur pertama yang diadakan di Tazkia. Proses persiapan yang dilakukan di masa pandemi tentu menghadirkan kendala tersendiri. Utamanya pada konsep acara yang semula luring menjadi daring.

 

“Melalui gelaran ini, panitia tidak hanya ingin memberikan wadah belajar bagi peserta namun juga menjadi langkah awal untuk menyebarkan semangat enterpreneur di Tazkia,” harapnya.

 

Kompetisi wirausaha itu ditujukan bagi siswa SMP dan SMA sederajat se Indonesia dan akan dilaksanakan pada 17 Januari – 14 Februari 2021. Terdapat dua event utama dalam EFAS 2021, yaitu Tsaring atau TSA Sharing. Acara itu merupakan webinar enterpreneurship bersama Dzaki Muhammad dan Naufal Muhammad, seorang content creator dan pengusaha.

 

Acara lainnya merupakan rangkaian perlombaan yang terdiri atas tiga bidang lomba yaitu Business Plan, Product Video, dan Photography. Peserta sudah bisa mendaftar sejak 28 Desember 2020 – 05 Februari 2021. (nai/lil)

Share this post