Tazkia IIBS Students Succeed in English Speech and Syarhil Quran Competition Java Level

Tazkia Internasional Islamic Boarding School (IIBS) Malang kembali mengukir prestasi. Kali ini dalam bidang pidato dan lomba Al Quran. Beberapa santri berhasil meraih juara dalam perlombaan tersebut. Diantaranya Farwah Shafira keluar sebagai juara II dalam lomba pidato Bahasa Inggris dan Alya Nur Azizah, Alfiyah Syahdena Maulida, dan Annisa Maharani Sholehah meraih juara III dalam Musabaqoh Syarhil Quran (MSQ).

Lomba yang diadakan pada Jumat-Ahad (2-4/18) tersebut diadakan oleh SMA Asy Syifa Boarding School Subang. Ketiga santri yang berhasil meraih juara III dalam MSQ tersebut terbagi dalam beberapa kategori perlombaan. Alya Nur Azizah dalam perlombaan tasmi’ Al Quran, Alfiyah Syahdena Maulida dalam loma sari tilawah dan Annisa Maharani Sholehah berhasil membawa pulang juara III dalam kategorisyarh Al Quran atau menjelaskan makna Al Quran.

Ustadzah Siti Nur Hidayatin, S. Pd selaku guru pendamping menyatakan, dalam perlombaan tersebut seluruh peserta se Jawa berjuang untuk mengharumkan nama sekolah masing-masing dalam kategori setiap lombanya. Sebanyak 16 santri Tazkia IIBS Malang yang mengikuti perlombaan tersebut  sudah mempersiapkan materi selama 10 hari.

Santri yang mengikuti perlombaan tersebut mengulang kembali hafalannya dan juga mempelajari maknanya. Sedangkan yang mengikuti pidati sudah mempersiapkan teks serta berlatih berpidato. “Persiapannya sudah maksimal,” ungkap Ustadzah Hidayah.

Dalam perlombaan syarhil quran, setiap peserta diberikan waktu untuk menentukan topik Al Quran yang akan dibahas atau dijelaskan. Jika waktu tampilnya tiba, setiap peserta membacakan ayat Al Quran yang dihafalnya dengan metode tilawah.

Setelah membacakan ayatnya, peserta kemudian menjelaskan isi dari ayat tersebut. Setidaknya menjelaskan tentang permasalahan yang terkandung dalam ayat yang idbaca serta kedalaman ayatnya.

Selain itu, Ustadzah Hidayah menyatakan, perlombaan ini merupakan kali pertama Tazkia IIBS Malang mengikuti perlombaan dalam bidang MSQ. Ia juga menilai, dengan mengikutsertakan santri dalam perlombaan syarhil  dan tasmi’  akhirnya menuntut santri untuk semakin mendalami tentang Al Quran.

“Dengan metode mengikutsertakan dalam perlombaan semakin mendekatkan santri dengan Al Quran dengan makna dan semakin memperdalam isinya,” harap Ustadzah Hidayah. (lil)

Share this post