Overseas Japan: Getting to Know its Culture and Learn Self Character Concept Form the Land of The Rising Sun

Kuat akan pembentukan karakter diri, Tazkia International Islamic Boarding School (IIBS) juga mengadakan overseas ke Jepang khusus untuk santri SMA.  Dalam overseas Jepang ini santri diarahkan untuk mengobservasi dan melihat lebih dalam nilai pendidikan dan pembentukan karakter yang berjalan di Negeri Sakura ini.

37 santri Tazkia IIBS melakukan ke beberapa tempat diantaranya Kamakura yang merupakan Kota termasyhur karena ada sebuah patung Buddha besar yang dibangun pada tahun 1252 Masehi. Patung Buddha ini menjadi ikon ternama yang banyak menarik para pengunjung. Kemudian dilanjutkan ke Komachi; Pusat belanja snack dan street food khas Jepang. Sepanjang kurang lebih 1.5 km yang tidak ditemukan sampah meskipun tidak ada tempat sampah, Hasedera Temple dan Enoshima Pulau eksotis di puncak bukit.

  

Perjalanan selanjutnya santri Tazkia diajak berwisata ke Disneyland. Tokyo Disneyland adalah taman bermain terbesar dan paling banyak dikunjungi di Jepang. Selain lokasinya yang berada didekat Tokyo, suasana taman bermain dan atraksi serta hiburan sangat menakjubkan dan menyenangkan. Membuat orang-orang Jepang dan wisatawan mancanegara berkali-kali berkunjung ketempat tersebut. Tanpa terasa, hampir sehari para santri asik dengan berekreasi di tempat tersebut.

Keesokan harinya santri Tazkia IIBS berkunjung ke Fujiten Snow Resort. Ski Fujiten adalah resort ski terdekat dari Kota Tokyo. Berlokasi di kaki Gunung Fuji, santri-santri Tazkia menikmati keindahan pesona alam yang cerah di selimuti dengan salju yang putih. Selain itu, santri-santri juga menikmati permainan ski dengan mencoba beberapa medan ringan.

  

“Wisata ini bagian dari pembelajar dan pengalaman yang sangat berharga, ada sisi positif jika musim salju tiba. Salah satunya bisa menikmati wahana permainan dan indahnya pemandangan alam. Disisi negatif kehawatiran jika terjadinya badai yang mengakibatkan kesulitan dalam berkendaraan karena terhalang,” ujar ananda Estetia salah satu santri yang ikut dalam kegiatan tersebut.

Puas dengan bermain ski, di hari yang sama santri juga diajak berkunjung ke desa Iyashi No Sato. Iyashi No atau sering disebut dengan Nenba Hama adalah desa yang terletak disisi barat tepi Danau Saiko. Desa ini termasuk kedalam desa tradisional paling terkenal di Jepang.

Para santri dapat melihat rumah dan bangunan tradisional jepang dengan jerami dan anyaman bambu sebagai atapdan dindingnya. Iyashi No Sato sering juga disebut sebagai kampung segar atau Healing Village. Suasana yang asri perpaduan pepohonan dan air danau, serta sejuknya udara diarea pegunungan Gunung Fuji membuat para santri merasa nyaman untuk beristirahat sejenak. Belum puas dengan berkunjung ke tempat wisata para santri mengabiskan waktu sorenya dengan berbelanja di Gotemba Premium Outlet.

  

Perjalanan di Jepang masih belum berakhir. Setelah beberapa hari belajar budaya Jepang dengan penerapan kebersihan kota dan tata tertib warganya, para santri berkunjung ke Universitas yang ada di tokyo. Tokyo Internasional University (TIU) didirikan sebagai perguruan tinggi bisnis kecil pada tahun 1965. TIU telah memperluas pendidikan internasional yang berorientasi praktik. Universitas ini juga menawarkan lingkungan belajar yang sangat internasional dari sekitar 6.500 mahasiswa TIU, lebih dari 1.200 berasal dari lebih dari 60 negara di luar Jepang. TIU mempunyai Program E-Track, yang  berfokus pada penyediaan kesempatan bagi siswa internasional dan lainnya untuk memperoleh gelar dalam kurikulum bahasa Inggris-menengah. Disana para santri juga diajak berkeliling kampus dan memberikan kesempatan jika ingin bergabung di universitas tersebut untuk mengembangkan kemampuan yang dibutuhkan untuk berkembang di panggung global.

Sekitar satu minggu perjalanan, banyak pelajaran yang diambil oleh para santri Tazkia IIBS. Pengalaman yang sangat berharga juga di alaminya. Dengan ini berharap para santri dapat meniti jalan yang terbaik, kelak menjadi pemuda/pemudi yang unggul dalam ilmu intelektual dan agama yang kuat. Sehingga dapat membawa negara Indonesia menjadi negara yang unggul. (arf)

Share this post