Mario Irwinsyah: Hijrah is Doing Something Good Consistently

Hijrah bukan perubahan dari keburukan ke kebaikan. Bukan tentang yang sebelumnya buruk kemudian berubah menjadi baik. Tapi hijrah adalah masalah konsistensi dalam berbuat baik. Istiqomah dalam berbuat kebaikan merupakan suatu hal yang tidak mudah dilakukan. Itulah tantangan yang harus dihadapi oleh setiap muslim. Hal tersebut disampaikan oleh Mario Irwinsyah saat kajian yang dilaksanakan di Kampus Tazkia International Islamic Boarding School (IIBS), Sabtu (26/1).

Dalam kajian bertajuk “Hijrah Kini dan Nanti” itu Mario menyampaikan bahwa berhijrah perlu dilakukan oleh setiap muslim. Ketika seorang santri sudah lulus nantinya, maka memiliki kewajiban juga meneruskan hijrah dan membumikan hijrah. Kewajiban tersebut merupakan ladang pahal juga bagi seorang santri.

   

“Selama di dalam pondok mungkin belum tahu banyak tentang dunia luar yang kalau kita tidak menjaga diri maka akan mudah terbawa pada kemaksiatan. Guna menjaga diri tersebut kalian dibentuk di dalam pondok untuk kemudian ketika sudah lulus nanti bisa menebarkan manfaat hijrah pada sekitar,” ungkap penggagas animasi muslim Nussa dan Rara itu.

Pekerja seni di sejumlah stasiun televisi swasta tersebut juga menuturkan tentang pentingnya berdakwah, baginya berdakwah tidak hanya dengan lisan dan berdakwah secara langsung. Baginya ada banyak jalan dan metode untuk melakukan hijrah itu sendiri. “Salah satu yang sedang saya dan tim lakukan melakukan dakwah dengan menggiatkan animasi muslim Nussa dan Rara,” jelas pria kelahiran Jakarta 30 Oktober 1982 itu.

   

Saat ini, lanjut Mario, remaja diserang dari berbagai sisi. Tayangan televisi, iklan dan melalui media lainnya digunakan untuk menyerang dan menurunkan kadar keimanan seorang muslim. Menurutnya kalau sudah memiliki bekal maka selain wajib untuk melakukan hal yang benar juga diwajibkan untuk menyebarkan hal baik tersebut.

“Sangat disayangkan jika hal yang baik ini hanya selesai sampai di kita. Tidak disebarkan. Orang lain jadi tidak tahu. Siapa tahu hidayah akan datang ke orang lain melalui dakwah yang kita sebarkan,” ungkapnya.

   

Banyak media yang bisa digunakan untuk melancarkan dakwah islam. Dengan kondisi remaja dan pemuda saat ini sangat banyak jalan untuk melancarkan dakwah tersebut. Diakhir pembicaraan ustadz mario berpesan kepada para santri bahwa Islam itu keren. “Contohnya ketika kita akan beribadah kita dianjurkan oleh Rasulallah SAW untuk memakai pakain terbaik, memakai parfum dan menggunakan siwak berarti rasulullah mengajarkan kita menjadi umat yang tampil keren,” tuturnya.

Selain itu, hadir juga dalam kesempatan tersebut Ustadz Syaifudin Umar dan juga memberikan sedikit wejangan untuk santri Tazkia IIBS. (arf/lil).


Siamak Video Lengkapnya dibawah ini :



.


Share this post