Impressive! Tazkia Got an Honorable Visit from Ministry of Religious Affairs

Tazkia International Islamic Boarding School (IIBS) kembali kedatangan tamu negara. Kali ini, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) mengunjungi Tazkia IIBS pada Selasa (9/10). Bapak Hadi Rahman selaku staf khusus Menteri Agama RI langsung memimpin kunjungan tersebut. Selain itu, hadir juga intelektual pesantren sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Babakan Cirebon, Dr. Affandi Mochtar, MA.  Kepala Seksi Pengembangan SDM Kemenag RI Adib Abdushomad, Ph.D yang sekaligus juga sebagai tim Pengembang Tazkia juga turut berkunjung sapa.  

 

Acara yang diselenggarakan di ruang direksi Tazkia kampus putra tersebut membincangkan berbagai tantangan serta pengembangan pesantren kekinian. Tazkia IIBS adalah salah satu pesantren modern dengan prestasi dan reputasi sangat baik yang membawa nama Indonesia telah menjuarai berbagai perlombaan internasional. Hal ini semakin membuktikan bahwa santri dan pesantren adalah dua hal yang membawa pengaruh pada perubahan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Bapak Hadi Rahman dalam sambutannya.  

 

 Kepada Chairman dan CEO Tazkia yang hadir langsung dalam acara tersebut, Bapak Hadi Rahman juga menyampaikan pentingnya pesantren memiliki identitas dan nilai yang biasanya dipertahankan dan dipelihara. Tazkia IIBS sebagai pesantren yang terbilang muda memiliki tantangan tersendiri dalam hal ini. Identitas pesantren tersebut perlu terus dikuatkan dan dipelihara bahkan dikembangkan untuk memberikan nilai-nilai yang sama pada setiap santri nantinya.  

 "Selain itu, pengembangan masyarakat (Community Development) juga sangat strategis. Ada banyak cara yang bisa dilakukan Tazkia ini ke depannya untuk mengembangkan hal itu,” saran Bapak Hadi Rahman. Menurutnya, setidaknya ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk membangun masyarakat tersebut. Salah satunya dengan melakukan berbagai aktivitas sosial yang berguna dan bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya. Selain itu bisa juga dengan membuat perencanaan pendidikan yang diarahkan pada kemampuan dan ketrampilan para santri dalam merespon kebutuhan dan tuntutan masyarakat sekitar pesantren 

Bapak Hadi juga menyatakan bahwa Parent Education menjadi sangat penting karena pemahaman dan cara pandang wali santri yg benar tentang proses pendidikan pesantren akan sangat membantu si anak dan pengelola pesantren dalam mengatasi berbagai persoalan yg muncul di pesantren. Oleh karena itu perlu adanya program parenting atau kajian yg terstruktur untuk menyamakan nilai2 dan filosofi pendidikan di pesantren dan para orang tua santri, “Tazkia IIBS membanggakan dan menginspirasi dunia pendidikan Islam,” kesannya di akhir perbincangan. (lil)

Share this post