Going for Gold at OSK Mathematics 2018 Level Junior

Tidak kalah dengan sekolah lainnya, Tazkia International Islamic Boarding Scholl (IIBS) Malang sebagai pesantren juga tak ketinggalan dengan sekolah lainnya. Terbaru, dua santri Tazkia IIBS Malang berhasil sabet juara I dalam Lomba Robot Nasional (Baronas) 2018 yang diadakan oleh Institut Tekhnologi Surabaya (ITS) pada Ahad (1/4) lalu.

Dua santri tersebut Iqmal Syauqi Furqon dan Darvesh Valubia Nabel yang merupakan santri kelas VII SMP Tazkia IIBS Malang. Keduanya berhasil mengalahkan 31 tim lainnya dengan mencatat waktu tercepat yaitu 3 menit 3 detik. Dalam misinya, santri Tazkia IIBS Malang berhasil menyelesaikan tantangan yang diberikan oleh panitia.

“Dalam seleksi 16 besar dan 8 besaralhamdulillah mencatat waktu tercepat. Juga saat final,” ungkap Iqmal Syauqi santri kelas VII asal Surabaya.

Dalam perlombaan tersebut, delegasi santri Tazkia IIBS Malang masuk dalam kategori Home Assistant. Jenis robot yang digunakan adalah robot manual transporter. Tantangan yang diberikan adalah,  lanjut Iqmal, mengerjakan serangkaian pkerjaan rumah tangga. Diantaranya membersihkan pakaian seperti mencuci, menjemur dan menata pakaian di lemari.

Tidak cukup sampai disitu, setiap robot dari setiap peserta diharuskan membuang sampah dan tempat sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). “Jalur lintasan yang dibuat panitia juga lumayan susah. Ada beberapa rintangan dalam jalur robot. Seperti jungkat jungkit, polisi tidur, dan jembatan. Setiap rintangan yang berhasil dilewati akan diberi point 20,“ cerita santri 13 tahun tersebut.

Variasi rintangan pada jalur  juga akan menjadi ujian tersendiri bagi robot transporter. Secara garis besar terdapat 2 zona besar, yakni inside dan outside zone. Pada inside zone robot ditantang untuk menyelesaikan pekerjaan membersihkan baju yang terdiri dari mengambil baju pada blok lemari pakaian. Setelah itu mencuci baju dengan meletakkannya pada blok mesin cuci.

Sedangkan pada outside zone peserta ditantang untuk menyelesaikan pekerjaan membuang sampah  yang ada di rumah ke TPA. Robot akan membawa tempat sampah yang berisi sampah (bola - bola kecil) dan membuangnya ke TPA melewati rintangan yakni jalur berupa jembatan, polisi tidur, dan jungkat-jungkit. Perlu diketahui untuk masing-masing tempat sampah berisi 10 bola. “Semuanya dapat dilalui dalam waktu 3 menit tadi,alhamdulillah menjadi yang tercepat,” imbuh Darvesh. (lil/qom)

Share this post