SHS Specialisations Program

       

         Saat ini, peradaban dunia bergerak begitu cepat.Transformasi tersebut tidak hanya mencakup satu negara tapi antarnegara yang terkoneksi tanpa batas. Pada pertemuan World Economy Forum (Davos 2016) membahas Mastering the Fourth Industrial Revolution yang dikenal dengan Revolusi Industri 4.0. Manusia akan mengintegrasikan ekonomi digital untuk mengelola sumberdaya, ekonomi, dan sosial. Perusahaan akan mengembangkan smart factory yang menjadikan mesin dan robot sebagai pengganti manusia untuk bekerja. Para pemimpin perusahaan akan berbondong-bondong menggunakan smart service. Mesin dan robot dapat menggantikan beberapa peran CEO dalam mengambil keputusan bisnis, seperti memperkirakan harga pasar, memahami permintaan konsumen, mendesain sebuah produk, mencari pasar baru, dan lain sebagainya.

        Revolusi Industri 4.0 menggambarkan kompleksitas persaingan yang akan dihadapi oleh anak-anak kita di masa depan. Persaingan bukan lagi dengan manusia. Kualitas manusia akan dihadapkan dengan mesin dan robot yang memiliki keakuratan yang cukup tinggi. Dalam forum WEF (World Economy Forum) dijelaskan kemungkinan akan ada pengurangan jumlah tenaga kerja di tahun 2020 sebesar 5 juta sebagai dampak otomatisasi dunia industri. Meski demikan ekonomi baru akan melahirkan lapangan pekerjaan untuk 2,1 juta orang dengan syarat memiliki menguasaan teknologi dan Complex Problem Solving yang tinggi. Berikut dapat kita lihat perkembangan jenis-jenis pekerjaan yang akan hilang dan digantikan dengan pekerjaan yang baru. 


        Dengan adanya perkembangan yang begitu pesat, maka perlu dilakukan usaha untuk mempersempit gap profil outcome yang dihasilkan. Paradigma dan metode pembelajaranpun harus dikembangkan agar mampu menjawab ekspektasi kebutuhan SDM kompetitif yang mampu perperan di kancah global. Berikut ini perubahan komposisi skill yang dibutuhkan pada tahun 2020.

        Perubahan kondisi global memberikan tantangan tersendiri bagi Tazkia dalam menyiapkan pendidikan di level menengah atas, yaitu SMA Tazkia IIBS. Jika konsep yang diusung pada level SMP adalah Holistic, maka di level SMA akan mengusung konsep Holistic dan Personalized.

        Secara praktis konsep Personalized berarti santri akan diberikan program penjurusan (specialization program) yang bukan hanya berdasar pada minat mereka tetapi juga hasil konseling karier sesuai rencana pekerjaan yang akan ditekuni. Jurusan yang ditawarkan juga berbeda dengan sekolah pada umumnya. Jurusan tersebut merupakan research yang telah dilakukan dengan melibatkan berbagai praktisi, mulai dari pembisnis, profesional, ulama, pemimpin perusahan dan organisasi, akademisi, dan calon wali santri. Dari program penjurusan itu diharapkan kemampuan santri yang berkaitan dengan Mindset, Skillset dan Toolset akan diasah sejak dini sesuai dengan bidang yang diminati.


Moslem Scholar

Misi :

" Mencetak kader ulama' yang memiliki kualitas keilmuwan yang luas dan mendalam, integritas moral yang tinggi dan mampu menginspirasi sehingga bisa menjadi madu peradaban di tengah-tengah masyarakat."


Kurikulum Moslem Scholar :

  1. Studi Perkembangan Hukum Islam : Mata pelajaran ini menjelaskan tentang sejarah terbentuknya hokum Islam (tasyri’) dan perkembangannya pada sejak diutusnya Rasulullah SAW sampai masa khulafa ar-rasyidin ( Tahun 1 Kenabian sampai 41 H).
  2. Prophetic Leadership dan Manajemen Dakwah : Mata pelajaran ini menjelaskan tentang landasan-landasan dakwah dalam al-quran dan hadits, musthalahat dalam dakwah, dan metode dakwah.  (Pengelolaan dakwah dalam lingkup luas).
  3. Sejarah Perkembangan Madhzab : Mata pelajaran ini menjelaskan tentang sejarah lahirnya madzhab fiqih (hukum Islam) terutama empat madzhab yang dikenal umat Islam (Hanafi, Maliki, Syafi’I dan Hanbali) berserta landasan-landasan yang digunakan oleh masing-masing madzhab.
  4. Strategi dan Komunikasi Dakwah Kontemporer : Mata pelajaran ini menjelaskan tentang tantangan dan strategi dakwah dari masa kenabian hingga era modern.
  5. Pembaharuan Hukum Islam : Mata pelajaran ini menjelaskan tentang pembaharuan metodologi dalam penetapan hukum Islam dengan terbentuknya lembaga-lembaga fatwa.
  6. Studi Organisasi Dakwah : Mata pelajaran ini menjelaskan tentang organisasi-organisasi dakwah yang ada di Indonesia dan metode serta strategi yang digunakannya.
  7. Qawaid Fiqhiyyah : Mata pelajaran ini menjelaskan tentang kaidah-kaidah fiqih yang dipakai para ulama dalam menetapkan suatu hukum seperti kaidah “al-umuru bimaqashidiha” (Suatu perkara dilihat dari maksudnya), atau kaidah “ atau “al-yaqinu la yuzalu bisy-syak” (Keyakinan tidak dapat dirubah dengan sesuatu yang ragu), dan lain-lain.
  8. Hadits : Mata pelajaran ini menjelaskan tentang hadits-hadits tematik, baik yang berhubungan dengan aqidah, hokum islam (syariah) dan akhlak
  9. Faraidh (Hukum Waris) : Mata pelajaran ini menjelaskan tentang hukum Islam yang berhubungan dengan pembagian warisan.
  10. Fiqih Kontemporer : Mata pelajaran ini menjelaskan tentang masalah-masalah kontemporer dalam hokum Islam seperti masalah bayi tabung, jual beli online, game online, bank asi, dll.
  11. Sejarah Islam Nusantara : Mata pelajaran ini menjelaskan tentang sejarah masuknya Islam ke Indonesia dan perkembangannya
  12. Arabia : Mata pelajaran ini dikhususkan untuk mempersiapkan siswa dalam mengikuti ujian Arabia untuk Bahasa Arab.
  13. Intagrated Qur’an and Islamic Studies Project : Mata pelajaran ini menjelaskan tentang projek/tugas karya tulis ilmiah tentang al-quran dan studi Islam.


Entrepreneurship

Misi : 
Mencetak entrepreneur Muslim yang memiliki value & belief Entrepeneurship (nilai, perilaku, dan cara berpikir entrepreneur) dengan kompetensi Advantage (kemampuan untuk memilih solusi terbaik), Creativity (kemampuan mengeluarkan ide), Ego ( keinginan untuk membuat perubahan), Team (kemampuan untuk bekerja dengan orang lain).

Kurikulum Entrepreneurship : 
  1. Entrepreneurial Mindset: Perubahan mindset adalah tujuan utama yang ditanamkan sejak awal masa pendidikan. Mata pelajaran ini menanamkan betapa pentingnya Mindset Entrepreneur kepada siswa. Siswa akan diajarkan bagaimana membangun karakter diri seorang entrepreneur yang mampu berpikir kreatif, mampu memecahkan masalah dan berpikir inovatif. Pendidikan berbasis Entrepreneurship adalah mindset, skillset, dan toolset untuk membuat solusi, tepat bagi masyarakat sekitar.
  2. Technology And Innovation 1 : Mata pelajaran ini memberikan spektrum luas bagi peserta didik mengenai peran teknologi dan inovasi dalam berbagai bidang kehidupan serta isu penting berkaitan dengan pengembangan inovasi. Mata pelajaran ini juga membahas perkembangan teknologi dan trennya di masa depan. Tren teknologi dan inovasi di berbagai sektor (ICT, bioteknologi, renewable energy, nanoteknologi dan lainnya) diberikan untuk melengkapi siswa menjadi seorang entrepreneur berbasis teknologi. Melalui proyek kelompok, peserta didik dilatih untuk dapat mengidentifikasi serta menganalisa secara sistematis dan kritis inovasi teknologi di dalam suatu produk.
  3. Technology And Innovation 2 : Mata pelajaran Teknologi dan Inovasi 2 ini memberikan gambaran kepada peserta didik tentang proses-proses ideal dalam pengembangan sebuah produk baru, mulai dari tahap idea generation sampai pada tahap launching sebuah produk. Dalam proses pembelajaran ini, peserta didik dibekali dengan teori tentang Stage-gate process dan dituntun untuk mensimulasikan proses-proses setiap Stage dan Gate tersebut melalui sebuah proyek kelompok yang berkelanjutan sepanjang semester. Sampai dengan akhir semester, peserta didik diharapkan sudah bisa menghasilkan prototipe dan dokumen-dokumen yang relevan dengan produk yang mereka kembangkan.
  4. Creativity And Innovation : Mata pelajaran ini akan mengeksplorasi perspektif kreativitas dan inovasi yang luas dan diterapkan pada individu, organisasi, bisnis serta masyarakat. Peserta didik akan belajar teknik dan metode untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan inovatif mereka. Tujuan mata pelajaran ini adalah untuk merangsang rancangan rencana kreatif dan inovatif setiap siswa dengan mensintesis pelajaran mereka dari literatur, pembelajaran dikelas dan tugas kelompok.
  5. Social Entrepreneurship and Innovation : Kewirausahaan sosial berfokus pada pengentasan masalah sosial dengan pendekatan entrepreneurial. Bidang ini berkembang secara pesat dan menarik perhatian banyak orang. Modul ini dirancang untuk menginspirasi para Peserta didik dan meningkatkan kesadaran akan peran dan pentingnya kewirausahaan sosial, khususnya di Indonesia. Dalam mata pelajaran ini, peserta didik akan merancang, membuat dan mengembangkan projek bisnis berbasis sosial sebagai respon atas permasalahan social yang ada di sekitar.
  6. Moslempreneur : Matapelajaran ini menanamkan betapa pentingnya nilai-nilai keislaman menjadi ruh dalam menjalankan sebuah bisnis, siswa akan dikenalkan bagaimana figur Rosululloh  dan kisah sahabat-sahabat lainnya sebagai seorang entrepreneur. SIswa akan diajarkan tentang studi kasus fiqih muamalat yang berhubungan langsung dengan entrepreneurship.
  7. Creating New Venture : Mata pelajaran ini dirancang untuk mengajarkan pada peserta didik proses menciptakan “venture” baru mulai dari idea hingga launch. Istilah venture disini bukan hanya berfokus pada bagaimana menciptakan sebuah usaha baru, namun juga bagaimana membimbing peserta didik untuk mencapai cita-cita dalam karirnya dengan dimulai pada entrepreneurial venture. Konsep mata pelajaran ini lebih menekankan pada pendekatan mentoring secara individu kepada peserta didik, dengan mengarahkan dalam menggapai karir yang dicita-citakan sesuai dengan passion dan kompetensi yang dimiliki. Mata pelajaran ini tidak hanya mengajarkan pengetahuan tentang Entrepreneur, tapi membimbing peserta didik untuk menjadi seorang entrerepreneur.
  8. Integrated Entrepreneurial Project : Mata pelajaran ini  berfokus pada proses penciptaan usaha baru (new venture creation) berbasis teknologi. Peserta didik akan mengaplikasikan teknik dan metode penciptaan peluang hingga bagaimana mengembangkan ide menjadi sebuah usaha yang memiliki dampak dan berkelanjutan. Peserta didik akan merancang, membuat dan mengembangkan real project bisnis berbasis teknologi sebagai respon permasalahan fundamental dunia. Mata pelajaran ini dirancang agar peserta didik bukan hanya bisa mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya saja, tetapi juga diasah sebagai seorang problem solver, decision maker, kreatif dan innovatif dengan pola pikir keilmuan yang holistic.
  9. Integrated Entrepreneurial Project (2) : Mata pelajaran ini  merupakan lanjutan dari mata pelajaran Integrated Entreprenurial Project. Pada proses pembelajaran kali ini akan berfokus pada bagaimana pengembangan dan eksekusi dari ide bisnis yang telah dikembangkan. Mata pelajaran ini dirancang agar peserta didik bukan hanya bisa mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya saja, tetapi juga diasah sebagai seorang problem solver, decision maker, kreatif dan innovatif dengan pola pikir keilmuan yang holistic.

Sciencepreneur

Misi:
"Mewujudkan ilmuwan muslim berwawasan global yang memiliki kompetensi Collaboratif, berpikir kritis (Critical Thinking), Logis (Logical Thinking) dan ilmiah (Scientific) dalam menyelesaikan sebuah masalah."

Kurikulum Sciencepreneur :
  1. Sciencepreneur Mindset : Mata pelajaran ini akan diajarkan untuk membangun karakter siswa seperti peduli, kritis dan peka terhadap masalah disekitar (intrapreneur). Kemampuan siswa akan diasah baik mindset, skillset, dan toolset sebagai seorang sciencepreneur. Siswa akan ditanamkan bahwa seorang ilmuwan tidak hanya menciptakan penemuan saja tapi juga mampu berbagi manfaat kepada orang lain.
  2. Systems Thinking : Mata pelajaran ini akan mengeksplorasi bagaimana siswa  belajar teknik dan metode untuk meningkatkan kemampuan berpikir sistemik. Dengan Systems Thinking siswa akan melihat sistem melalui perspektif yang lebih luas (Holistic). Sehingga pola pikir siswa lebih akurat dan realistis dalam menganalisa suatu masalah.
  3. English for Science : Mata pelajaran ini akan mengembangkan kemampuan siswa dalam memahami dan menggunakan istilah atau kosakata yang spesifik digunakan pada cabang sains. Siswa akan mempelajari dan memahami kosa kata, struktur dan penggunaan bahasa inggris yang dapat ditemukan dalam buku teks akademis, artikel dan pembelajaran sains.
  4. Science and Technology : Mata pelajaran ini disusun untuk memberikan wawasan sejarah dan penemuan terbaru baik dibidang sains maupun teknologi mulai dari yang sederhana hingga termutakhir. Siswa juga akan diminta untuk mengupas tuntas dan mempresentasikan penemuan di bidang sains dan teknologi yang telah ada. Hal ini merupakan sarana motivasi dan pengembangan “scientific thinking” bagi siswa. 
  5. Science Literacy : Mata pelajaran ini akan membangun kesadaran dan mengembangkan kemampuan siswa untuk kritis terhadap kebenaran suatu berita, menganalisis data dan mereview artikel ilmiah. Pelajaran ini juga akan mengajarkan bagaimana mengkomunikasikannya dalam bentuk karya tulis, poster dan presentasi oral secara ilmiah dan menarik.
  6. Creativity and Innovation : Mata pelajaran ini akan mengeksplorasi perspektif kreativitas dan inovasi yang luas dan diterapkan pada individu, organisasi, bisnis serta masyarakat. Siswa akan belajar teknik dan metode untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan inovatif
  7. Sustainable Futures : Mata pelajaran ini di susun dengan pemaparan konsep ekologi dan permasalahan lingkungan dari sudut pandang ilmu pengetahuan terkait. Tujuan utama dari penyampaian mata pelajaran ini adalah untuk membangun kepekaan siswa terhadap permasalahan lingkungan serta hubungan antara manusia dan lingkungannya. Mata pelajaran ini memfokuskan konsep isu permasalahan yang nyata (real-life issues). Siswa akan diajarkan untuk mencari akar permasalahan lingkungan di sekitarnya hingga membahas isu dunia dan merumuskan solusi yang tepat.
  8. Creating New Venture : Mata pelajaran ini dirancang untuk mengajarkan pada siswa proses menciptakan “venture” baru mulai dari idea hingga launch. Proses venture difokuskan pada bagaimana membimbing siswa untuk mencapai cita-cita dalam karirnya dengan dimulai pada entrepreneurial venture.
  9. Qur’an & Science : Mata pelajaran ini dirancang untuk menkaji fakta-fakta ilmiah yang tersurat dalam al-qur’an. Mengintegrasikan pengetahuan sains dengan al-Qur’an dari berbagai sumber. Sehingga menumbuhkan consciousness of Alloh Subhanallahuwata’ala.
  10. Integrated Sciencepreneur Project I : Mata pelajaran ini berfokus pada proses penciptaan product inovasi bidang sains. Siswa akan mengaplikasikan teknik dan metode penciptaan peluang hingga bagaimana mengembangkan ide menjadi sebuah produk yang memiliki manfaat bagi masyarakat.
  11. Integrated Sciencepreneur Project II : Mata pelajaran ini merupakan lanjutan dari mata pelajaran Integrated Sciencepreneur Project I. Pada proses pembelajaran kali ini akan berfokus pada pengembangan dan eksekusi dari ide produk yang telah direncanakan. 



Chief Executive Officer

Misi :
"Mencetak pemimpin muslim berwawasan global dengan kemampuan people management, decision making dan pengelolaan sumberdaya secara efektif dan efisien"

Kurikulum CEO :
  1. Prophetic Leadership & Policy Making : Mata pelajaran ini siswa akan diajarkan bagaimana mengembangkan karakter sebagai seorang pemimpin muslim di dalam sebuah organisasi (islamic intrapreneur). Kemampuan dan tahapan dalam pengambilan sebuah kebijakan dalam sebuah organisasi.
  2. System ThinkingMata pelajaran ini akan mengeksplorasi bagaimana siswa  belajar teknik dan metode untuk meningkatkan kemampuan berpikir sistemik. Dengan Systems Thinking siswa akan melihat sistem melalui perspektif yang lebih luas (Holistic). Sehingga pola pikir siswa lebih akurat dan realistis dalam menganalisa suatu masalah.
  3. Organizational Change & Development : Pada matapelajaran ini siswa akan mempelajari bagaimana melakukan perubahan dan pengembangan organisasi, memahami dampak positif dan negatif serta langkah antisipatif dalam melakukan perubahan. Sehingga dapat meningkatkan kapasitas organisasi baik fungsi internal dan eksternal.
  4. People Management : Pada matapelajaran ini siswa akan mempelajari tentang cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya manusia (tenaga kerja) secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan organisasi.
  5. Customer Journey : Pada matapelajaran ini siswa akan mempelajari tentang bagaimana menganalisis tahapan proses konsumen dalam mendapatkan dan menggunakan barang/jasa.
  6. Technology and Innovation : Mata pelajaran ini memberikan spektrum luas bagi siswa mengenai peran teknologi dan inovasi dalam berbagai bidang kehidupan serta isu penting berkaitan dengan pengembangan inovasi. Mata pelajaran ini juga membahas perkembangan teknologi dan trennya di masa depan. Tren teknologi dan inovasi di berbagai sektor (ICT, bioteknologi, renewable energy, nanoteknologi dan lainnya) diberikan untuk melengkapi siswa menjadi seorang intrapreneur berbasis teknologi.
  7. Communication Skill : Mata pelajaran ini melatih keterampilan berbicara atau seni retorika yang dimiliki siswa. Keterampilan berbicara ini merupakan sarana komunikasi dengan bahasa lisan meliputi proses penyampaian pikiran, ide, gagasan dengan tujuan melaporkan, menghibur, atau meyakinkan orang lain.
  8. Family Business : Mata pelajaran ini akan mempelajari tentang bagaimana mengatur perusahaan keluarga, terutama dalam hal kepemimpinan, manajemen, mekanisme, peluang, kendala-kendala, dan pengembangan bisnis keluarga.
  9. Financial literacy : Pada matapelajaran ini siswa akan mempelajari bagaimana cara mengatur keuangan yaitu dalam merencanakan, mendapatkan, mengelola dan melaporkan sumber keuangan secara akuntabel dan efektif.
  10. Strategic Thinking & Planning : Mata pelajaran ini dirancang untuk mengajarkan pada peserta didik untuk menganalisis dan menyusun sebuah perencanaan strategic yang efektif dalam sebuah organisasi. Proses strategic planning juga akan diintegrasikan pada bagaimana membimbing peserta didik untuk mencapai cita-cita dalam karirnya dengan dimulai pada entrepreneurial venture.
  11. Internship & Integrated CEO Project : Mata pelajaran ini  berfokus pada proses penciptaan produk inovasi sesuai bidang usaha yang diminati siswa. Peserta didik akan berkolaborasi dengan jurusan yang lain untuk mengembangkan ide menjadi sebuah usaha yang memiliki dampak untuk masyarakat.
  12. Internship & Integrated CEO Project II : Mata pelajaran ini  merupakan lanjutan dari mata pelajaran Internship & Integrated CEO Project. Pada proses pembelajaran kali ini akan berfokus pada bagaimana pengembangan dan eksekusi dari ide product yang telah dikembangkan.


Professional

Misi :
"Mewujudkan profesional muslim yang  menjunjung tinggi etika dan budaya kerja, memiliki motivasi internal yang tinggi , kemampuan kolaborasi dan adoptif terhadap teknologi terbaru sehingga mampu menginspirasi"

Kurikulum Professional :
  1. Intrapreneurial Mindset : Mata pelajaran ini akan mengajarkan bagaimana membangun karakter diri seorang intrapreneur yang mampu memecahkan masalah dengan kreatif dan inovatif. Kemampuan siswa akan diasah baik mindset, skillset, dan toolset sebagai seorang intrapreneur.
  2. Systems Thinking : Mata pelajaran ini akan mengeksplorasi bagaimana siswa  belajar teknik dan metode untuk meningkatkan kemampuan berpikir sistemik. Dengan Systems Thinking siswa akan melihat sistem melalui perspektif yang lebih luas (Holistic). Sehingga pola pikir siswa lebih akurat dan realistis dalam menganalisa suatu masalah. Siswa akan diberikan studi kasus dengan belajar dari profesional dibidang tertentu untuk melatih kemampuan berpikir sistemik sesuai profesi.
  3. Moslem Professional And Business Ethics : Matapelajaran ini akan mendalami bagaimana etika menjadi seorang profesional muslim, etos kerja seorang muslim. Dengan menjaga etika dan profesionalisme akan menumbuhkan kepercayaan sehingga mempermudah seseorang untuk berkomunikasi dan bersikap dalam menjalanakan sebuah profesi. Siswa akan diberikan studi kasus dengan belajar dari profesional dibidang tertentu untuk mengenali kode etik kode etik berbagai profesi.
  4. Teamwork and Collaboration : Matapelajaran ini akan mengeksplorasi bagaimana siswa dalam membangun sebuah tim, tahapan-tahapan dalam membangun tim dan bekerjasama dalam tim. 
  5. Personal Marketing : Matapelajaran ini akan membimbing siswa untuk memperkenalkan, mempengaruhi dan meyakinkan kepada orang lain dan atau organisasi bahwa dirinya memiliki kompetensi dan kemampuan yang dibutuhkan melalui berbagai media.
  6. Technology And Innovation : Mata pelajaran ini memberikan spektrum luas bagi siswa mengenai peran teknologi dan inovasi dalam berbagai bidang kehidupan serta isu penting berkaitan dengan pengembangan inovasi. Mata pelajaran ini juga membahas perkembangan teknologi dan trennya di masa depan. Tren teknologi dan inovasi di berbagai sektor (ICT, bioteknologi, renewable energy, nanoteknologi dan lainnya) diberikan untuk melengkapi siswa menjadi seorang intrapreneur berbasis teknologi. Siswa akan diberikan studi kasus dengan belajar dari profesional untuk memperkenalkan teknologi terbaru yang digunakan pada profesi tertentu.
  7. Communication Skill : Mata pelajaran ini melatih keterampilan berbicara atau seni retorika yang dimiliki siswa. Keterampilan berbicara ini merupakan sarana komunikasi dengan bahasa lisan meliputi proses penyampaian pikiran, ide, gagasan dengan tujuan melaporkan, menghibur, atau meyakinkan orang lain.
  8. Financial and Invesment Literacy : Pada matapelajaran ini siswa akan mempelajari bagaimana cara mengatur keuangan yaitu dalam merencanakan, mendapatkan, mengelola dan melaporkan sumber keuangan secara akuntabel dan efektif.
  9. Professional Road Map : Mata pelajaran ini dirancang untuk mengeksplorasi siswa untuk mengenali potensi diri, menentukan profesi yang sesuai dengan potensi dan minat. Siswa akan diberikan tools untuk menyusun langkah-langkah dalam mewujudkan profesi yang telah dipilih.
  10. Internship & Professional Project : Mata pelajaran ini  berfokus pada proses penciptaan produk inovasi sesuai bidang . Siswa akan mengaplikasikan teknik dan metode penciptaan ide hingga bagaimana mengembangkan ide menjadi sebuah produk inovasi yang memiliki dampak untuk masyarakat. 
  11. Internship & Professional Project II : Mata pelajaran ini  merupakan lanjutan dari mata pelajaran Integrated Profesional Project. Pada proses pembelajaran kali ini akan berfokus pada bagaimana pengembangan dan eksekusi dari ide produk yang telah dikembangkan.


Share this post